Alasan Yang Membuat Orang Malas Sarapan

Jalan Sutra- Sarapan sangat penting karena tubuh memerlukan sumber energi untuk bekerja hingga tengah hari. Namun banyak yang melewatkan makan pagi dengan berbagai alasan, sehingga dampaknya tidak baik untuk kesehatan termasuk bisa bikin gemuk.

Beberapa alasan yang salah kaprah untuk tidak menyantap makan pagi antara lain sebagai berikut, seperti dikutip dari Eatright.

Tidak lapar
Perut memang tidak harus terisi sampai penuh saat sarapan, yang penting cukup untuk menyuplai energi hingga tengah hari. Kalau energinya tidak cukup, maka saat makan siang porsinya malah bisa berlebihan untuk menebus rasa lapar yang tidak disadari.

Sarapan pagi dengan segelas jus buah segar atau sepotong roti gandum saja sudah cukup untuk mengawali hari. Kalau dirasa perlu, siapkan snack atau makanan ringan yang sehat untuk menggenapi porsi sarapan yang seharusnya.

Tidak punya waktu
Tiap pagi, semua orang yang tinggal di kota besar hampir selalu merasa buru-buru namun bukan berarti bisa jadi alasan untuk tidak sarapan. Sesedikit apapun waktu yang tersedia, sempatkan beberapa menit saja untuk menyiapkan makanan untuk disantap dalam perjalanan.

Sereal, oatmeal instant, roti panggang, buah segar dan sebagainya adalah beberapa contoh bahan makanan yang bisa disiapkan dalam waktu singkat sebagai menu sarapan.

Takut gemuk
Tidak pernah ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa sarapan bisa bikin orang jadi gemuk. Masalahnya ada pada porsi makan, bukan jadwal makan di pagi hari karena kalau sudah menjadi rutinitas maka tidak akan ada masalah.

Justru ketika orang melewatkan kesempatan untuk sarapan, sumber energi untuk bekerja hingga tengah hari akan sangat terbatas. Sebagai dampaknya, porsi makan siang jadi lebih banyak untuk menggantikan kekurangan sumber energi di pagi hari dan justru hal ini yang bisa menyebabkan gemuk.

Tidak suka menunya
Menu sarapan yang sehat yang banyak disarankan memang sebagian besar tidak memiliki rasa yang enak, sebut saja sereal dan roti gandum. Kalau bosan atau memang tidak suka, tidak perlu juga memaksakan menu yang itu-itu saja karena pada dasarnya sarapan bisa diisi dengan menu apa saja.

Perbedaan dari setiap menu makan biasanya hanya terletak pada indeks glikemik atau lamanya waktu untuk memproses makanan itu jadi gula sederhana yang nantinya akan jadi sumber energi. Kalau menunya cepat diurai, maka bisa disiasati dengan mengonsumsinya sedikit demi sedikit agar kadar gula darah tidak langsung meningkat.

Digg Twitter Facebook
Home